Sabtu, 23 Februari 2008
Minggu, 17 Februari 2008
Idealisme sedikit tanggung
di tempat kerja gue, nuansa boikot ini juga berasa. sebagai stasiun radio 100% musik Indonesia, dulu emang sempet muterin lagu-lagu malaysia. terbukti dari adanya lagu dari shitty nurhaliza dan sheila najis yang masuk ke daftar lagu yang bisa diputer. tapi sejak konfrontasi memanas, kita sepakat untuk nggak lagi memutarkan lagu-lagu malaysia. pernah sih beberapa kali gue memutarkan lagu malaysia di program gue, tapi disertai dengan celaan-celaan yang kurang lebih bilang kalo musik kita jauh lebih bermutu dibanding mereka. Hell yeah!! gue puas banget!!!
tapi, beberapa hari lalu rasa nasionalisme gue sempet tersik pas tau kalo shitty nurhaliza mau dateng buat interview di tempat gue. goddamned!! apa-apaan nih....kok idealismenya nanggung gini!!! lagunya gak diputerin tapi pas orangnya dateng malah dikasih waktu buat promosi. untungnya, ada beberapa penolakan yang akhirnya bikin cik shitty gak jadi dateng!!! Hell yeah!! gue seneng lagi!!! sorry banget cik shitty, orang indonesia udah gak ada waktu lagi buat dengerin lagu malay andalan lu!!!
kalo boleh ngasih saran buat cik Shitty, mendingan lu promosi ke radio di timor leste deh! kayaknya pasar disono masih terbuka buat musik kayak lu. secara lagunya ungu yang 'andai kutahu' aja dipake buat jadi musik pengiring upacara pemakamannya Mayor Alfredo Reinado. kali aja anak gaul timor leste masih seneng dengerin karya lu.
tapi eh tetapi, idelaisme ini jadi agak sedikit nanggung pas malemnya gue mengerjakan sebuah job order yang berisi adlibs petronas. damn!!! dengan berat hati gue harus mengetik kalimat yang sangat menyiksa batin gue. "kunjungi pom bensin petronas dan belanja sebanyak-banyaknya di suria untuk mendapatkan kesempatan nonton F1 di sepang!!!
Ah...kancut lo malaysia!!!!
Sabtu, 16 Februari 2008
Pelajaran Dari Seorang Sopir Taksi
gak mau mengulangi kesalahan naik bis dan dirampok penjahat lagi, gue memutuskan untuk naik taksi, berhubung udah pas tengah malam juga. seperti biasa ku duduk dimuka, menemani pak sopir yang sedang bekerja. gue emang selalu duduk didepan kalo naik taksi karena gue lebih suka menganggap pak sopir sebagai teman gue dibanding sopir gue. gak ada yang aneh dari si pak sopir. muka dan foto di ID nya pun sama, jadi pupuslah rasa curiga itu.
mulai agak deg-degan pas pak sopir bilang dia mau isi bensin dulu. curiga yang gak beralasan sih, tapi sejak kejadian perampokan tempo hari gue jadi menaruh curiga sama semua yang gak berjalan sesuai bayangan gue. pas pak sopir turun dari mobil, gue memperhatikan sekeliling. taksi ini emang gak biasa, tempat duduk pak sopir dan dashboard disekelilingnya lebih berantakan dari taksi biasa, banyak buku bertebaran, dari kamus bahasa inggris sampe peta Jakarta. Yap, peta Jakarta!! gue langsung mikir, kok ya sopir taksi masih pake peta???? pokoknya pada intinya keadaan mobil itu lebih mirip suasana mobil pribadi dibanding taksi kebanyakan.
Taksi berangkat lagi, gue mulai ngajak ngobrol temen baru gue ini. obrolan pertama dibuka dengan pertanyaan gue kenapa setelah sering ujan aspal jadi banyak yang bolong? dia menjawab dengan lugas, terdengar seperti orang yang gak asing sama masalah pengaspalan jalan. ternyata dia pernah terlibat di perusahaan kontraktor selama 8 tahun. sampe akhirnya jadi sopir taksi.
pertanyaan berikutnya, kok dari perusahaan kontraktor malah jadi sopir taksi? what was happen? dia bilang dia ditipu sama saudara sepupunya. dia adalah owner dari perusahaan kontraktor yang sebelumnya diceritain ke gue. uang senilai 77 miliar hasil dari menjaminkan semua asset ke sebuah bank dibawa kabur. alhasil dia gak punya apa-apa sekarang. soalnya aset yang disita sama bank gak cuma aset perusahaan aja, tapi juga aset pribadi. rumah pribadi, mercedes 4 buah, 3 BMW, 30 dump truck, dan masih banyak lainnya. Damn! ternyata dia bukan orang sembarangan!!!
dari situ dia mulai lancar bercerita. dia cerita kalo dia terlahir sebagai orang kaya. ayahnya adalah seorang petinggi militer di era Bung Karno yang namanya diabadikan sebagai nama gedung yang gue lewatin tiap hari. karirnya berawal dari sebuah Bank. di Bank itu dia jadi orang paling muda dengan bayaran paling tinggi sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pribumi pertama yang jadi kepala cabang di bank itu. tapi naluri bisnisnya memaksa dia untuk keluar dan memulai usahanya sendiri. hidupnya dimulai dari nol lagi setelah peristiwa pengkhianatan yang dilakukan sama saudara sepupunya yang dia hidupi dari kecil. what a life!!!!
naluri produser gue langsung bekerja. gue minta nomer teleponnya dia. tapi dia menolak ngasih karena dia gak mau cerita ini jadi konsumsi publik. dia mau mengubur masa lalunya. yaudah, gak mau memaksa, akhirnya gue kasih dia kartu nama gue.
ada beberapa pelajaran yang gue dapet malam itu. yang paling gue inget adalah salah satu prinsip hidupnya dia:
prinsip yang bertentangan dengan arus, tapi gue menganggap itulah prinsip yang benar!!!!!
diakhir perjumpaan, dia bilang kalo kita pasti bakalan ketemu lagi ditempat dan kesempatan yang lain. gue yakin itu....orang kayak dia pasti bakalan bisa bangkit dan terbang lagi!!!!
Selasa, 12 Februari 2008
Gue bukanlah yang tersial!!!!
dan Tuhan sepertinya menunjukkan jalannya buat gue, diantara ratusan imel gak jelas yang gue terima setiap harinya, ada satu imel yang isinya inspiring banget. here it is:
Arthur Ashe, the legendary Wimbledon player was dying
of AIDS which he got due to infected blood he received during a heart surgery
in 1983.
From world over, he received letters from his fans, one of which conveyed: "Why
does GOD have to select you for such a bad disease"?
To this
Arthur Ashe replied:
"The world over -- 50 million children start playing tennis, 5 million
learn to play tennis, 500,000 learn professional tennis, 50,000 come to the circuit, 5000 reach the grand slam,
50 reach Wimbledon, 4 to semi final, 2 to the finals,
when I was holding a cup I never asked GOD 'Why me?'.
And today in pain I should not be asking GOD 'Why me?' "
Happiness
keeps you Sweet,
Trials
keep you Strong,
Sorrow
keeps you Human,
Failure
keeps you humble
and
Success keeps you glowing,
but only
Faith & Attitude Keeps you going...
Smoking Room = lambang pergaulan??
sempet juga terpikir buat masuk kedalem demi bisa mengenal lebih banyak sesama pekerja di kantor pergaulan itu. tapi apa daya, gue bukanlah perokok. malah gue sempet mikir buat pura-pura jadi perokok demi bisa ngobrol sama bule-bule Switchfoot yang beberapa waktu lampau sempet ngerokok di smooking room juga. tapi batin gue berkata tidak. TIDAK!! gue bukanlah seorang perokok!!
keyakinan gue untuk tidak menjadi seorang perokok bertambah tebal setelah geliat beberapa teman yang gak pernah gue bayangkan merokok ternyata sekarang udah menjadi seorang perokok. dan hasil hipotesa sepihak gue menyatakan mereka merokok karena pergaulan!!!! aarrgghh....seperti gak ada alasan lain aja!!!
Pokoknya gue tetap tidak akan merokok!! keculai kalo rokok bisa mengahsilkan efek setinggi THC!!! hahahaha....
UFO again...
siarannya akan dimulai jam 16.30 dan yang memandu acara adalah Sandy
Andarusman dan Mely Munial. Wawancara ada di bagian segmen program
"Sore-Sore". Wawancara cukup seru apalagi pembawa acaranya sangat kocak.
Banyak SMS yang masuk menanyakan soal UFO, dan ada juga yang menyatakan
bahwa pernah lihat UFO juga. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah,
apakah alien itu jahat? Saya jawab, kalau memang jahat, mungkin kita sudah
habis saat ini. Tapi, bukankah manusia bisa lebih jahat juga?
Sebelumnya mas Ade Putra tertarik dengan komunitas BETA-UFO karena melihat
situs yang ada. Semula menurut anggapannya, orang-orang BETA-UFO ini adalah
"nerd", tapi ketika melihat situsnya, menurutnya ini memang dikelola serius
dan pantas untuk diwawancara. Cukup bangga juga mendengar kata-katanya. Mas
Ade sendiri masih separuh-separuh soal percaya akan UFO. Dari data yang ada,
dia percaya, tapi dia memang belum percaya seratus persen karena belum
melihat atau mengalami sendiri.
Saat itu saya juga memberikan buku kepada mereka, termasuk beberapa buah
pin. Saya sendiri juga diberi sejumlah kenang-kenangan dari mereka. Sebuah
mug, pin I-radio, payung cantik, notes dan juga uang buat transport yang
lumayan. Lumayan, bisa buat ganti beli buku bekas tadi di Pasar Senen. Tapi
yang lebih menyenangkan adalah, saya bisa mendapatkan print-out SMS yang
masuk serta rekaman dalam bentuk MP3 dari acara tersebut. Rencananya memang
akan saya upload, tapi akan saya edit dulu agar bagian iklan dan lagu tidak
perlu ikut untuk memperkecil file.
Keluar dari I-radio sudah jam 6 sore lebih. Hal itu karena kami mesti
menunggu hasil copyan rekaman siaran yang dibuat tiap jam (saya dapat
rekaman mulai jam 16.00 hingga jam 18.00 dalam dua file).
Still don't believe in UFO? just spend a lil bit more time to look up the sky!! hope you'll see it, as i always hoping too..
Minggu, 03 Februari 2008
Jakarta Keras Bung!!!!
Malam itu, Kamis 31 Januari 08. seperti biasa gue keluar kantor jam 10 malam. malam ini agak spesial buat gue, karena tamu yang gue datangkan buat acara Obrolan Malam Jumat adalah Ki Gendeng Pamungkas, sosok aneh "menakutkan" yang udah gue kenal lewat majalah, koran ,ataupun tv sejak gue SD. dari hasil ngobrol gue sama Ki Gendeng, dia ternyata emang beneran aneh, he is gendeng actually!!!!
setelah acara OMJ, gue gak langsung pulang. makan dulu di Burgerking, turun pula hujan. jadilah gw baru beranjak dari Burgerking jam 00.30. sewajarnya jam segitu gue naik taksi. tapi di depan Sarinah terlihat seonggok kotak besi karatan warna oranye yang biasa disebut Metro Mini. tergodalah gw untuk mengunakan jasanya, apalagi teringat kondisi ATM yang tinggal menyisakan 6 digit saja. naik metro mini berarti gue harus ganti angkot sampe 3 kali plus diakhiri naik ojek. sebuah pilihan yang bodoh ditengah hujan yang emang gak terlalu deras. tapi yaa..itu tadi, demi bisa mempertahankan hidup ditengah mahalnya Jakarta.
di Metro mini aman, dan gue lelap tertidur. di angkot kedua masih aman. di transit antara angkot kedua dan ketiga itulah akhirnya gue merasakan kerasnya Jakarta. selagi gue bengong sambil menunggu si angkot lewat, muncullah penjahat amatiran itu. ditengah todongan pistol -yang sebenernya gue tau itu boongan- gue merelakan beberapa puluh ribu uang gue, hp, dan kartu ATM -yang untungnya tanpa PIN, direbut secara paksa. tapi dengan ketenangan yang kata orang luar biasa, gue berhasil minta nomer SIM card gue plus juga 10 ribu rupiah buat ongkos balik ke si penjahat mabuk itu.
Sisi relijius gue mendadak muncul:
Wahai Ade, ini adalah peringatan buat kamu. penghasilan nambah kok amal malah berkurang!!!
sempet juga sih gue menjawab:
Oiya..yah, gue jarang banget menyisihkan uang gue akhir-akhir ini, tapi kok harta gue yang gak seberapa itu malah jatuh ke si pemabuk???
Tapi, yaudah lah ya....emang nasib aja lagi sial.
Sempet terlintas juga buat menggunaka jasa temen baru gue, Ki Gendeng Pamungkas, tapi lagi-lagi..yaudah lah yaa.....ikhlasin aja. mudah-mudahan dapet gantinya yang lebih banyak!! amiin..
Minggu, 13 Januari 2008
Cinta Yang (Tak Pernah) Salah*
Karena fleksibilitasnya itulah, akhirnya cinta sering diartikan salah. Salah satunya adalah pada kasus Cinta Pada Pandangan Pertama. Cinta gak mungkin hadir pada pandangan pertama, yang lebih sering muncul dalam kasus pandangan pertama adalah nafsu, atau sekedar naksir. Cinta butuh proses lebih dalam dan lebih jauh dari sekedar pandangan pertama. Tapi, apakah mungkin cinta hadir pada pegangan pertama? Ini juga masih diragukan kesahihannya. Kalo seseorang jadi lebih sayang sama pacarnya setelah melakukan kontak fisik tertentu, ini belum cinta, bisa jadi ini adalah nafsu yang merubah wujudnya menjadi sesuatu yang lebih lembut, hangat, dan romantis, sehingga orang jadi sering menyalahartikannya sebagai cinta. Karena kalo orang jadi lebih sayang sama pasangannya setelah adanya kontak fisik, ini bisa jadi karena dia menginginkan kontak fisik yang lebih jauh lagi setelah yang pertama. Dan udah bisa dibayangkan apa yang bakalan terjadi setelah kontak fisik itu mencapai puncaknya, dan udah gak tau lagi bagian fisik mana yang belum dikontak, dipastikan perasaan yang semula diartikan sebagai “cinta” itu akan memudar dan hilang seiring dengan perasaan bosan karena udah gak ada bagian tubuh yang bisa dieksplorasi lagi. Kasus inilah yang akhirnya sering diberitakan sebagai kasus “Cinta yang kebablasan”, atau dengan kata lain, saking cintanya trus jadi hamil. Padahal kata-kata yang lebih tepat buat memberitakan kejadian kayak gini adalah “saking nafsunya trus jadi hamil”. So, udah jelas kalo cinta gak pernah salah kan! yang salah itu orangnya!!
karena fleksibilitasnya itu jugalah cinta akhirnya bisa menghinggapi siapa saja terhadap siapapun atau apapun. Well, apapun namanya, semua adalah penilaian orang perorang. Semua berhak menilai segala sesuatunya dengan sudut pandangnya sendiri. Yang jelas, cinta itu gak pernah sombong, atau menipu, atau kasar, tak pernah pamrih, dan tak pernah salah.
*tulisan ini gw bikin buat jadi Viewpoint di Majalah Ouch!. udah mengalami pengeditan asal-asalan sebelum diposting. gw posting disini karena setelah dirasa-rasa, udah lama juga gw gak menikmati pekerjaan gw sebagai penulis. setelah nulis artikel ini gw sadar, ternyata buat menghasilkan tulisan yang agak lumayan, dibutuhkan tiga organ tubuh untuk bekerja sama, otak, mata, dan hati.
Sabtu, 29 Desember 2007
Hidup adalah (menyelesaikan) masalah!!
sampe akhirnya gw sempet mikir kalo hidup itu adalah masalah!!!
sekarang, disaat masalah tidak berkurang dan justru malah terus bertambah dan beranak pinak, gw tersadar kalo hidup bukanlah masalah, tapi hidup adalah menyelesaikan masalah.
yaa..Hidup adalah menyelesaikan masalah, bukan justru meninggalkannya dan membiarkan si masalah ketemu jodoh masalah lain lalu kawin dan akhirnya beranak pinak, dari anak masalah jadi bapak masalah dan akhirnya jadi kakek masalah.
hidup adalah menyelesaikan masalah, bukan hidup adalah makan, bukan hidup adalah menikah dan punya keturunan, bukan hidup adalah pengabdian, dan bukan-bukan yang lainnya.
jadi teringat perkataannya Nietzsche. manusia jadi kuat dengan konflik. tanpa konflik manusia hanya akan jadi manusia yang lemah. makanya, kalo mau jadi kuat kayak Superman ataupun Hitler, manusia harus menciptakan konflik.
Ahhh...tapi gw udah merasa lebih dari cukup dengan konflik yang ada sekarang. gak mau menciptakan jenis yang baru.
Tuhan, cukupkan aku dengan segala macam deraan konflik ini!!!
Rabu, 26 Desember 2007
Kambing rasa kambing
tapi bukan baunya yang jadi masalah buat gw.
akhir-akhir ini gw makin gak tega sama binatang. kalo lagi diangkot gw pasti disajikan dengan pemandangan hewan kurban yang lagi berbaris rapi. sempet kebayang juga kalo diantara hewan kurban itu akan mampir jadi santapan gw dalam bentuk irisan daging, atau gulungan bakso, entah dirumah, entah di warung makan pinggir jalan. maafkan saya kambing, sapi, kerbau!
jadi inget, beberapa tahun yang lalu, barengan sama anak-anak Arkeo gw berkunjungke Vihara Avalokitesvara di Banten Lama. takjub ngeliat tempat ibadah agama lain udah pasti, tapi lebih takjub lagi pas ngedengerin "ceramah" dari sang pemimpin Vihara, yang mengaku bukan seorang bhiksu. sayangnya gw lupa nama si bapak. hampir semua yang dia bilang bikin gw takjub dan mengucap terima kasih. terima kasih karena udah ngasih sumbangan baru di semesta pengetahuan gw yang masih sempit sesempit lubang hidung ini. salah satu "ilmu" yang dia kasih saat itu adalah "ilmu" tentang daging binatang yang masih gw inget sampe sekarang. termasuk disaat gw menyantap daging binatang.
dia menjelaskan alasan kenapa beberapa aliran di agama Bddha umatnya memilihi untuk jadi vegetarian. dia bilang gini, "binatang itu sama kayak manusia. punya rasa takut juga. pas binatang itu masih diiket, kemungkinan dia udah tau kalo dia bakalan mati disembelih. dia takut. tapi kita kan cuma manusia yang gak ngerti gerak-gerik binatang, jadi yang kita liat mah dia tenang-tenang aja. pas dia diseret dari tambatannya, dia mulai mengeluarkan keringat karena ketakutannya mulai bertambah. dia juga mulai berteriak, dan lagi-lagi kita taunya dia cuma mengembik biasa aja. pas dia dipegangin kaki depan dan belakangnya, ketakutan yang dirasakan meningkat dahsyat. keringat mengucur. kali ini bukan keringat biasa. ini adalah keringat ketakutan. keringat yang bercampur darah. pas dia disembelih, rasa takut dan sakit yang amat sangat bercampur baur. keringat yang udah dikeluarkan karena saking banyaknya akan meresap ke pori-porinya, meresap disela-sela daging yang nantinya akan kita makan. maka ketika kita makan daging dari hewan tadi, kita juga akan memakan keringat ketakutan hewan tadi. keringat ketakutan ini akan kita cerna dan jadi bagian dari darah daging kita juga. hasilnya adalah rasa takut. rasa takut sakit, takut miskin, takut gak bahagia, takut mati, atau bahkan takut hidup. rasa takut inilah yang bikin hidup manusia jadi gak tenang karena dihantui sama rasa takutnya sendiri. itulah sebabnya, supaya hidupnya tenang, beberapa aliran agam Buddha umatnya memilih untuk gak makan daging"
sampai saat ini sih gw blom kepikiran buat jadi seorang vegetarian. karena gw sadar pola makan gw masih seenaknya, dan gw juga masih sadar kalo makan di Hanamasa itu begitu nikmat dan kenyangnya.
tapi yang kepikiran sama gw saat ini adalah mngurangi konsumsi makan kambing. dari dua kali pengalaman makan kambing gw yang terakhir, dua kali juga gw ngerasain kambing rasa kambing. udah bukan berasa makan dagng kabing doang tapi juga ngerasain aroma bulu-bulu kambing yang luar biasa hebat aromanya.
gw juga gak ngerti, ini karena masaknya kurang bagus, atau karena emang rasa empati gw sama si kambing main gede.
sekali lagi, maaf kambing, maaf sapi,maaf kerbau!!!
buat ayam, nanti dulu yah maafnya, dagingmu masih tersa begitu nikmat!
Jumat, 21 Desember 2007
Happy Birthday Mba Hannie
btw, mba Hannie adalah salah seorang yang paling berjasa dalam perjalanan hidup gw. dialah orang yang pertama kali mengenalkan gw pada dunia tulis menulis profesional. begadang mikir mo nulis apa - ngumpulin bahan - begadang lagi ngetik artikel - trus dibayar. sampe sekarang gw masih ngerasa uang yang gw terima terlalu banyak buat tulisan hasil pemikiran yang kacrut itu. kalo seandainya gw punya album macem kayak band-band gitu, pasti di creditnya bakalan gw tulis nama mba Hannie. terlepas dari semua materi yang pnah gw terima dari hasil nulis di Ouch!, i would say a lot of thanks to her karena udah ngasih kesempatan buat gw buat ngeracunin pokiran-pikiran anak-anak SMA di Jakarta.
well, berarti Sabtu besok gw mesti nyari kado nih...
Happy Birthday mba Hannie, jasa mu tiada tara....(nadanya nada hymne guru)
Minggu, 16 Desember 2007
Dipersimpangan Usia
Yaa..dengan gampangnya mereka "tertipu". mungkin karena mereka menganggap gw sebagai seorang senior, omongan gw jadi harus diamini. dalam 4 jam itulah gw ngerasain perasaan yang gak gw rasain selama 8 bulan terakhir ini. perasaan menjadi seseorang yang harus didengar perkataannya. bukan sekedar didengar pake kuping, tapi juga pake hati. maklum, selama 8 bulan menjadi hamba uang perkataan gw cuma didengarkan sesaat untuk selanjutnya dibuang ke tong sampah, beruntung kalo gak diinjek-injek dulu.
gak lama sesudah itu, Jumat (14/12/07), gw kembali merasa muda. bermula dengan diajaknya gw ke tempat hiburan malam berjudul Embassy. gw diajak dua orang penyiar "senior". sempet dag dig dug duer gak jelas, tapi pas diparkiran ngeliat banyak ABG, gw kembali tenang. tapi pas udah sampe kedalem, ternyata ini adalah acara rutin orang-orang kantor. a;hasil gw ketemu sama "rekan-rekan kantor" yang udah jelas usianya diatas gw. gw kaget karena harus duduk semeja bareng boss, bareng orang-orang yang biasanya ngasih kerjaan ke gw. malem itu mereka gak meyodorkan kertas berisi materi dari klien yang harus gw buat skripnya, tapi mereka menyodorkan gelas berisi minuman beralkohol yang gak enak buat ditolak. gw kaget. mereka juga kaget. "tumbenan si Ade ada disini" pikir mereka. gw bengong.mereka terapaku ngeliat gw. satu persatu orang-orang itu menghampiri. pertanyaannya hampir senada. "Are u okay De?", "aman kan de?", "tumben ikutan de?". sampe ada satu pertanyaan (atau pernyataan) yang ga bisa gw respon, "Goyang dong de!"
few moment later, ada seorang rekan yang menghampiri, menanyakan umur gw. "waduh, anak kecil maennya kesini! umur lo berapa sih de?" gw jawab "gw udah tua kok! 23!", dan tiga orang yang ada disekitar gw langsung ketawa!!! "itumah masih kecil de...", kata salah seorang.
fiuhhh....2 hari itu gw seperti ngerasa jadi orang yang beda. di kampus berasa tua banget. di lingkungan kantor berasa jadi anak kecil.
gw sedang dipersimpangan usia.
Sabtu, 08 Desember 2007
Do You Belive in UFO?
- 50% percaya, karena emang ternyata bukti-buktinya emang ada dan banyak saksinya, emang sih banyak juga kesaksian yang hoax yang diantaranya dateng dari orang-orang nerd yang ngaku-ngaku. tapi 50% rasa percaya ini justru dateng dari pemikiran gw sendiri. buat apa tuhan menciptakan alam semesta yang luar biasa luas ini kalo ternyata makhluk hidupnya cuma ada di Bumi doang. buat gw, kekuasaan Tuhan terlampau besar cuma buat ngurusin manusia doang. Dia bikin milyaran galaksi lainnya selain Bima Sakti bukan tanpa alasan.
- 50% gak percaya karena satu hal, gw blom pernah liat dengan mata kepala gw sendiri. well, im a seeing-is-believing kind of person
gw sih gak bermimpi buat diculik UFO atau miara E.T dirumah, tapi setidaknya di jaket gw sekarang melekat pin Betaufo. pdo amat dah mo dibilang nerd!! yang penting sekarang udah setengah percaya!!
Sabtu, 01 Desember 2007
Shit Happen (again..and again..and again...)
but not as much as i am...
sounds cynical, tapi emang gw ngerasainnya kayak gitu...
kok makin hari gw makin bego aja yah????
kalo kurang makan kayaknya nggak....
tidur, kayaknya gak kurang-kurang amat juga....
baks, gak separah dulu...
kayaknya sih....
gw kurang liburan!!!!!
kurang ketawa!!!!
pengen ke kebun binatang nih....
menyapa teman-teman gw senasib, kali aja banyak yang bisa diceritain...
kalo dipikir-dipikir, akhir-akhir ini hidup gw gak jauh beda sama para penghuni kebun binatang
terpenjara meski cukup makan dan nutrisi lainnya
sementara sense of entertaining mesti tetep tajam buat menyelamatkan show 4 jam sehari itu..
gw pengen menertawakan orang lain, dan menertawakan diri gw sendiri....
ketawa sampe nangis, bukan sekedar nangis seperti akhir-akhir ini...
Selasa, 20 November 2007
Tuhh..kan, orang Indonesia emang pinter-pinter kok!!!

Di jaman pas pak Harto baru jadi presiden,
Waktu dia kuliah di Jerman, dia sempet nolak buat pulang ke
Dan yang jauh lebih parah lagi, seorang BJ Habibie seperti ditolak di negaranya sendiri setelah dinilai gagal jadi presiden. Habibie itu
Katanya sih, satu-satunya prestasi yang berhasil didapet sama Habibie selama dia jadi Presiden cuma gelar “Presiden Indonesia Terseksi” (paha bibi). Well, gimanapun juga Habibie tetep jadi salah satu idola gw selain Miyabi dan Vivian Hsu.
Nahh..nah..nahh…I Hope The Time Is Come!!!
Kalo dulu secercah harapan “lahir” di jerman, sekarang “lahir”nya di AS. Disana ada seorang N
elson Tansu. Dia baru-baru ini dinobatkan jadi professor termuda yang pernah ada di AS. Dia dapet gelar professor di bidak Teknik Elektronika. Sebelum jadi professor termuda, dia juga dinobatkan sebagai orang yang dapet gelar doctor termuda di usia ke-26. Suit..suit…pasti thesis dan disertasinya dia gak mesti naik turun gunung keluar masuk kampung kayak gw deh….hehehe.
Karena namanya yang mirip sama nama Jepang, pemerintah Jepang sampe “manggil dia pulang” buat memajukan Negara Jepang!!! Etdahh…kurang maju apalagi siihhh!!!!
Tapi hebatnya, dia gak mau, dan bahkan sampe sekarang dia masih megang paspor hijau bergambar Burung Garuda, dan katanya lagi…dia gak akan melepas gelar WNI-nya, karena dia emang cinta banget sama
(info lebih jauh tentang Nelson Tansu, googling aja sendiri dehh)
Harusnya sih orang-orang pinter kayak Nelson Tansu gini masihh banyak lagi dipunya
Dalam hal ini gw emang bangga. Setidaknya
Senin, 19 November 2007
Hey..hey..coba dengarkan!!!
sambil ngebayangin kalo nyanyi lagu ini di depan cewek pasti bakalan keliatan "romeo" banget. tapi gw bisa memastikan ada jutaan orang yang punya imajinasi sama kayak gw gini, dan ada ratusan orang yang udah mempersembahkan lagunya ini buat pacaranya tercinta. jadi kayaknya basi gitu...
tapi sempet ilfil juga sih pas tau kalo "Sempurna" rada-rada nyontek beberapa lagu barat. ada lagu barat yang judulnya "Dust In The Wind" (lupa siapa yang nyanyi...) sama lagunya Simon And Garfunkel (lupa judulnya apa) yang katanya sih sama banget nuansanya sama "Sempurna".
eehh..ehh..tapi tetep enak juga sih dengerin "Sempurna"...toh paling nggak musisi-musisi Malaysia kacrut itu gak ada yang bisa bikin lagu secanggih itu...
dan sekarang....
coba dengerin lagunya Peter Pan yang "Sally Sendiri" dan lagunya The Cure yang "Letter To Elise" secara bersamaan...kalo menurut gw sih kesamaannya hampir 50%...
diluar dari kesamaan nuansa itu, katanya si lagu "Sally Sendiri" dibikin Ariel buat istrinya, Sarah Amelya - disingkat jadi Sally.
secara hukum, kalo kesamaannya gak lebih dari 8 bar masih halal, tapi secara etik, tetep gak asik, dalam hal ini gw sependapat sama anak-anak Efek Rumah Kaca yang sempet ngobrol dikit ama gw tentang ini.
Ahhh...sudahlahh..
yang penting Malaysia Kacrut musiknya gak lebih keren dari kita....
Hidup Musik Indonesia
Cinta Musik Indonesia (yang ini slogan titipan kantor...hehe)
Fake Plastic Life
waktu gw baca buku filsafat yang judulnya Dunia Sophie, ada banyak hal yang gw dapet, baik yang gw syukuri ataupun yang gw sesali.
yang gw syukuri adalah gw jadi tersadar klo menjalani hidup ini gak sesederhana menjalani takdir. gw percaya setiap orang punya scriptnya masing2 yang dibuat Tuhan untuk dijalani, tinggal gmn kita menjalaninya aja, mo lurus aja tanpa improvisasi, atau mo improvisasi demi hasil yang jauh lebih baik! menyadarkan gw klo pasrah sebelum berusaha adalah dosa!
yang gw sesali adalah gw jadi punya terlalu banyak pertanyaan tentang hidup ini. i really need the answers but i dont know to whom i can question it! karena gw tau Tuhan gak mungkin ngomong langsung ama gw...
dan secara gak sadar sejak munculnya pertanyaan2 itulah gw udah menjadi ekstensialis. dulu masih takut buat mengakui karena gw takut mati dalam keadaan tidak iman...tapi skrg demi jawaban2 yang gw inginkan gw tetap menjadi ekstensialis.
satu lagi, gw jadi inget sama satu teori yg bilang klo sebenernya kita ini sedang menjalani mimpi, bukan hidup kita yang sesungguhnya, dan entah di dimensi yg mana, diri kita yang sesungguhnya sedang menjalani hidup yg sesungguhnya yang tentunya beda dengan yg kita jalanin skrg...mimpi yang teramat panjang kyak di film doraemon dan saking panjangnya semua yg lo rasain di mimpi lo ini kyak bner2 terjadi! banyak yang bilang klo teori ini gak masuk akal..tapi buat gw, gak ada yang ga mungkin! yeahh..its somekind of fake plastic life!
well, enough talk about Philosopy...ngomongin filasafat bikin gw jadi gatel pengen baca buku2 tebel itu lagi...which is gak mungkin karena ada banyak buku lain yg harus gw baca, dan itu juga gw males bgt...Sh*t! now i believe laziness could killing me...
gw jadi inget ini semua gara2 tadi sore dengerin Fake Plastic Tree nya Radiohead dengan amat seksama sambil merhatiin liriknya juga..
jadi tersadar, jangan2 apa yg gw rasakan selama ini cuma kepalsuan, kepura-puraan, atau apapun namanya....
"She looks like the real thing
She tastes like the real thing
My fake plastic love.
But i can't help the feeling
I could blow through the ceiling
If i just turn and run
And it wears me out, it wears me out
It wears me out, it wears me out.
And if i could be who you wanted
If i could be who you wanted,
All the time, all the time..."
Ahhhh..sudahlah...jalani saja...
usaha sudah dikerjakan, skrg tinggal pasrah aja, dan gw terhindar dari dosa hasil definisi gw sendiri tadi...
i wish i was on a fake plastic life.
i would woke up and run my real life..
gracefully..
but still i wish, u were there beside me...
