Sabtu, 23 Februari 2008
Minggu, 17 Februari 2008
Idealisme sedikit tanggung
di tempat kerja gue, nuansa boikot ini juga berasa. sebagai stasiun radio 100% musik Indonesia, dulu emang sempet muterin lagu-lagu malaysia. terbukti dari adanya lagu dari shitty nurhaliza dan sheila najis yang masuk ke daftar lagu yang bisa diputer. tapi sejak konfrontasi memanas, kita sepakat untuk nggak lagi memutarkan lagu-lagu malaysia. pernah sih beberapa kali gue memutarkan lagu malaysia di program gue, tapi disertai dengan celaan-celaan yang kurang lebih bilang kalo musik kita jauh lebih bermutu dibanding mereka. Hell yeah!! gue puas banget!!!
tapi, beberapa hari lalu rasa nasionalisme gue sempet tersik pas tau kalo shitty nurhaliza mau dateng buat interview di tempat gue. goddamned!! apa-apaan nih....kok idealismenya nanggung gini!!! lagunya gak diputerin tapi pas orangnya dateng malah dikasih waktu buat promosi. untungnya, ada beberapa penolakan yang akhirnya bikin cik shitty gak jadi dateng!!! Hell yeah!! gue seneng lagi!!! sorry banget cik shitty, orang indonesia udah gak ada waktu lagi buat dengerin lagu malay andalan lu!!!
kalo boleh ngasih saran buat cik Shitty, mendingan lu promosi ke radio di timor leste deh! kayaknya pasar disono masih terbuka buat musik kayak lu. secara lagunya ungu yang 'andai kutahu' aja dipake buat jadi musik pengiring upacara pemakamannya Mayor Alfredo Reinado. kali aja anak gaul timor leste masih seneng dengerin karya lu.
tapi eh tetapi, idelaisme ini jadi agak sedikit nanggung pas malemnya gue mengerjakan sebuah job order yang berisi adlibs petronas. damn!!! dengan berat hati gue harus mengetik kalimat yang sangat menyiksa batin gue. "kunjungi pom bensin petronas dan belanja sebanyak-banyaknya di suria untuk mendapatkan kesempatan nonton F1 di sepang!!!
Ah...kancut lo malaysia!!!!
Sabtu, 16 Februari 2008
Pelajaran Dari Seorang Sopir Taksi
gak mau mengulangi kesalahan naik bis dan dirampok penjahat lagi, gue memutuskan untuk naik taksi, berhubung udah pas tengah malam juga. seperti biasa ku duduk dimuka, menemani pak sopir yang sedang bekerja. gue emang selalu duduk didepan kalo naik taksi karena gue lebih suka menganggap pak sopir sebagai teman gue dibanding sopir gue. gak ada yang aneh dari si pak sopir. muka dan foto di ID nya pun sama, jadi pupuslah rasa curiga itu.
mulai agak deg-degan pas pak sopir bilang dia mau isi bensin dulu. curiga yang gak beralasan sih, tapi sejak kejadian perampokan tempo hari gue jadi menaruh curiga sama semua yang gak berjalan sesuai bayangan gue. pas pak sopir turun dari mobil, gue memperhatikan sekeliling. taksi ini emang gak biasa, tempat duduk pak sopir dan dashboard disekelilingnya lebih berantakan dari taksi biasa, banyak buku bertebaran, dari kamus bahasa inggris sampe peta Jakarta. Yap, peta Jakarta!! gue langsung mikir, kok ya sopir taksi masih pake peta???? pokoknya pada intinya keadaan mobil itu lebih mirip suasana mobil pribadi dibanding taksi kebanyakan.
Taksi berangkat lagi, gue mulai ngajak ngobrol temen baru gue ini. obrolan pertama dibuka dengan pertanyaan gue kenapa setelah sering ujan aspal jadi banyak yang bolong? dia menjawab dengan lugas, terdengar seperti orang yang gak asing sama masalah pengaspalan jalan. ternyata dia pernah terlibat di perusahaan kontraktor selama 8 tahun. sampe akhirnya jadi sopir taksi.
pertanyaan berikutnya, kok dari perusahaan kontraktor malah jadi sopir taksi? what was happen? dia bilang dia ditipu sama saudara sepupunya. dia adalah owner dari perusahaan kontraktor yang sebelumnya diceritain ke gue. uang senilai 77 miliar hasil dari menjaminkan semua asset ke sebuah bank dibawa kabur. alhasil dia gak punya apa-apa sekarang. soalnya aset yang disita sama bank gak cuma aset perusahaan aja, tapi juga aset pribadi. rumah pribadi, mercedes 4 buah, 3 BMW, 30 dump truck, dan masih banyak lainnya. Damn! ternyata dia bukan orang sembarangan!!!
dari situ dia mulai lancar bercerita. dia cerita kalo dia terlahir sebagai orang kaya. ayahnya adalah seorang petinggi militer di era Bung Karno yang namanya diabadikan sebagai nama gedung yang gue lewatin tiap hari. karirnya berawal dari sebuah Bank. di Bank itu dia jadi orang paling muda dengan bayaran paling tinggi sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pribumi pertama yang jadi kepala cabang di bank itu. tapi naluri bisnisnya memaksa dia untuk keluar dan memulai usahanya sendiri. hidupnya dimulai dari nol lagi setelah peristiwa pengkhianatan yang dilakukan sama saudara sepupunya yang dia hidupi dari kecil. what a life!!!!
naluri produser gue langsung bekerja. gue minta nomer teleponnya dia. tapi dia menolak ngasih karena dia gak mau cerita ini jadi konsumsi publik. dia mau mengubur masa lalunya. yaudah, gak mau memaksa, akhirnya gue kasih dia kartu nama gue.
ada beberapa pelajaran yang gue dapet malam itu. yang paling gue inget adalah salah satu prinsip hidupnya dia:
prinsip yang bertentangan dengan arus, tapi gue menganggap itulah prinsip yang benar!!!!!
diakhir perjumpaan, dia bilang kalo kita pasti bakalan ketemu lagi ditempat dan kesempatan yang lain. gue yakin itu....orang kayak dia pasti bakalan bisa bangkit dan terbang lagi!!!!
Selasa, 12 Februari 2008
Gue bukanlah yang tersial!!!!
dan Tuhan sepertinya menunjukkan jalannya buat gue, diantara ratusan imel gak jelas yang gue terima setiap harinya, ada satu imel yang isinya inspiring banget. here it is:
Arthur Ashe, the legendary Wimbledon player was dying
of AIDS which he got due to infected blood he received during a heart surgery
in 1983.
From world over, he received letters from his fans, one of which conveyed: "Why
does GOD have to select you for such a bad disease"?
To this
Arthur Ashe replied:
"The world over -- 50 million children start playing tennis, 5 million
learn to play tennis, 500,000 learn professional tennis, 50,000 come to the circuit, 5000 reach the grand slam,
50 reach Wimbledon, 4 to semi final, 2 to the finals,
when I was holding a cup I never asked GOD 'Why me?'.
And today in pain I should not be asking GOD 'Why me?' "
Happiness
keeps you Sweet,
Trials
keep you Strong,
Sorrow
keeps you Human,
Failure
keeps you humble
and
Success keeps you glowing,
but only
Faith & Attitude Keeps you going...
Smoking Room = lambang pergaulan??
sempet juga terpikir buat masuk kedalem demi bisa mengenal lebih banyak sesama pekerja di kantor pergaulan itu. tapi apa daya, gue bukanlah perokok. malah gue sempet mikir buat pura-pura jadi perokok demi bisa ngobrol sama bule-bule Switchfoot yang beberapa waktu lampau sempet ngerokok di smooking room juga. tapi batin gue berkata tidak. TIDAK!! gue bukanlah seorang perokok!!
keyakinan gue untuk tidak menjadi seorang perokok bertambah tebal setelah geliat beberapa teman yang gak pernah gue bayangkan merokok ternyata sekarang udah menjadi seorang perokok. dan hasil hipotesa sepihak gue menyatakan mereka merokok karena pergaulan!!!! aarrgghh....seperti gak ada alasan lain aja!!!
Pokoknya gue tetap tidak akan merokok!! keculai kalo rokok bisa mengahsilkan efek setinggi THC!!! hahahaha....
UFO again...
siarannya akan dimulai jam 16.30 dan yang memandu acara adalah Sandy
Andarusman dan Mely Munial. Wawancara ada di bagian segmen program
"Sore-Sore". Wawancara cukup seru apalagi pembawa acaranya sangat kocak.
Banyak SMS yang masuk menanyakan soal UFO, dan ada juga yang menyatakan
bahwa pernah lihat UFO juga. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah,
apakah alien itu jahat? Saya jawab, kalau memang jahat, mungkin kita sudah
habis saat ini. Tapi, bukankah manusia bisa lebih jahat juga?
Sebelumnya mas Ade Putra tertarik dengan komunitas BETA-UFO karena melihat
situs yang ada. Semula menurut anggapannya, orang-orang BETA-UFO ini adalah
"nerd", tapi ketika melihat situsnya, menurutnya ini memang dikelola serius
dan pantas untuk diwawancara. Cukup bangga juga mendengar kata-katanya. Mas
Ade sendiri masih separuh-separuh soal percaya akan UFO. Dari data yang ada,
dia percaya, tapi dia memang belum percaya seratus persen karena belum
melihat atau mengalami sendiri.
Saat itu saya juga memberikan buku kepada mereka, termasuk beberapa buah
pin. Saya sendiri juga diberi sejumlah kenang-kenangan dari mereka. Sebuah
mug, pin I-radio, payung cantik, notes dan juga uang buat transport yang
lumayan. Lumayan, bisa buat ganti beli buku bekas tadi di Pasar Senen. Tapi
yang lebih menyenangkan adalah, saya bisa mendapatkan print-out SMS yang
masuk serta rekaman dalam bentuk MP3 dari acara tersebut. Rencananya memang
akan saya upload, tapi akan saya edit dulu agar bagian iklan dan lagu tidak
perlu ikut untuk memperkecil file.
Keluar dari I-radio sudah jam 6 sore lebih. Hal itu karena kami mesti
menunggu hasil copyan rekaman siaran yang dibuat tiap jam (saya dapat
rekaman mulai jam 16.00 hingga jam 18.00 dalam dua file).
Still don't believe in UFO? just spend a lil bit more time to look up the sky!! hope you'll see it, as i always hoping too..
Minggu, 03 Februari 2008
Jakarta Keras Bung!!!!
Malam itu, Kamis 31 Januari 08. seperti biasa gue keluar kantor jam 10 malam. malam ini agak spesial buat gue, karena tamu yang gue datangkan buat acara Obrolan Malam Jumat adalah Ki Gendeng Pamungkas, sosok aneh "menakutkan" yang udah gue kenal lewat majalah, koran ,ataupun tv sejak gue SD. dari hasil ngobrol gue sama Ki Gendeng, dia ternyata emang beneran aneh, he is gendeng actually!!!!
setelah acara OMJ, gue gak langsung pulang. makan dulu di Burgerking, turun pula hujan. jadilah gw baru beranjak dari Burgerking jam 00.30. sewajarnya jam segitu gue naik taksi. tapi di depan Sarinah terlihat seonggok kotak besi karatan warna oranye yang biasa disebut Metro Mini. tergodalah gw untuk mengunakan jasanya, apalagi teringat kondisi ATM yang tinggal menyisakan 6 digit saja. naik metro mini berarti gue harus ganti angkot sampe 3 kali plus diakhiri naik ojek. sebuah pilihan yang bodoh ditengah hujan yang emang gak terlalu deras. tapi yaa..itu tadi, demi bisa mempertahankan hidup ditengah mahalnya Jakarta.
di Metro mini aman, dan gue lelap tertidur. di angkot kedua masih aman. di transit antara angkot kedua dan ketiga itulah akhirnya gue merasakan kerasnya Jakarta. selagi gue bengong sambil menunggu si angkot lewat, muncullah penjahat amatiran itu. ditengah todongan pistol -yang sebenernya gue tau itu boongan- gue merelakan beberapa puluh ribu uang gue, hp, dan kartu ATM -yang untungnya tanpa PIN, direbut secara paksa. tapi dengan ketenangan yang kata orang luar biasa, gue berhasil minta nomer SIM card gue plus juga 10 ribu rupiah buat ongkos balik ke si penjahat mabuk itu.
Sisi relijius gue mendadak muncul:
Wahai Ade, ini adalah peringatan buat kamu. penghasilan nambah kok amal malah berkurang!!!
sempet juga sih gue menjawab:
Oiya..yah, gue jarang banget menyisihkan uang gue akhir-akhir ini, tapi kok harta gue yang gak seberapa itu malah jatuh ke si pemabuk???
Tapi, yaudah lah ya....emang nasib aja lagi sial.
Sempet terlintas juga buat menggunaka jasa temen baru gue, Ki Gendeng Pamungkas, tapi lagi-lagi..yaudah lah yaa.....ikhlasin aja. mudah-mudahan dapet gantinya yang lebih banyak!! amiin..
Minggu, 13 Januari 2008
Cinta Yang (Tak Pernah) Salah*
Karena fleksibilitasnya itulah, akhirnya cinta sering diartikan salah. Salah satunya adalah pada kasus Cinta Pada Pandangan Pertama. Cinta gak mungkin hadir pada pandangan pertama, yang lebih sering muncul dalam kasus pandangan pertama adalah nafsu, atau sekedar naksir. Cinta butuh proses lebih dalam dan lebih jauh dari sekedar pandangan pertama. Tapi, apakah mungkin cinta hadir pada pegangan pertama? Ini juga masih diragukan kesahihannya. Kalo seseorang jadi lebih sayang sama pacarnya setelah melakukan kontak fisik tertentu, ini belum cinta, bisa jadi ini adalah nafsu yang merubah wujudnya menjadi sesuatu yang lebih lembut, hangat, dan romantis, sehingga orang jadi sering menyalahartikannya sebagai cinta. Karena kalo orang jadi lebih sayang sama pasangannya setelah adanya kontak fisik, ini bisa jadi karena dia menginginkan kontak fisik yang lebih jauh lagi setelah yang pertama. Dan udah bisa dibayangkan apa yang bakalan terjadi setelah kontak fisik itu mencapai puncaknya, dan udah gak tau lagi bagian fisik mana yang belum dikontak, dipastikan perasaan yang semula diartikan sebagai “cinta” itu akan memudar dan hilang seiring dengan perasaan bosan karena udah gak ada bagian tubuh yang bisa dieksplorasi lagi. Kasus inilah yang akhirnya sering diberitakan sebagai kasus “Cinta yang kebablasan”, atau dengan kata lain, saking cintanya trus jadi hamil. Padahal kata-kata yang lebih tepat buat memberitakan kejadian kayak gini adalah “saking nafsunya trus jadi hamil”. So, udah jelas kalo cinta gak pernah salah kan! yang salah itu orangnya!!
karena fleksibilitasnya itu jugalah cinta akhirnya bisa menghinggapi siapa saja terhadap siapapun atau apapun. Well, apapun namanya, semua adalah penilaian orang perorang. Semua berhak menilai segala sesuatunya dengan sudut pandangnya sendiri. Yang jelas, cinta itu gak pernah sombong, atau menipu, atau kasar, tak pernah pamrih, dan tak pernah salah.
*tulisan ini gw bikin buat jadi Viewpoint di Majalah Ouch!. udah mengalami pengeditan asal-asalan sebelum diposting. gw posting disini karena setelah dirasa-rasa, udah lama juga gw gak menikmati pekerjaan gw sebagai penulis. setelah nulis artikel ini gw sadar, ternyata buat menghasilkan tulisan yang agak lumayan, dibutuhkan tiga organ tubuh untuk bekerja sama, otak, mata, dan hati.
